Pelanggar PSBB, Jaksa Agung: Lakukan Tindakan Represif

Jumat, 8 Mei 2020 18:49

Pelanggar PSBB, Jaksa Agung,Tindakan Represif

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Jaksa Agung ST Burhanuddin menyarankan pemerintah untuk menindak tegas terhadap para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Jaksa Agung ST Burhanuddin menyarankan pemerintah untuk menindak tegas terhadap para pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, sejauh ini penerapan PSBB dilakukan dengan tiga hari sosialisasi dan dilanjutkan dengan upaya preventif atau langkah pencegahan.

“Masukan dari saya adalah, tiga hari sosilisasi, tiga hari kemudian adalah preventif dan ke depannya di hari ketujuh adalah represif,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (8/5).

Menurutnya, langkah ini diperlukan setelah melihat kondisi saat ini di mana objek yang diperika lebih galak dibandingkan petugas yang melakukan pemeriksaan. Kondisi ini, cukup mengkhawatirkan, sehingga diperlukan adanya langkah penindakan.

“Untuk itu tadi saya memberikan masukan, lakukan tindakan represif. Bayangin aja, seperti yang kami lihat di Bogor, lebih galak objek yang diperiksa dari pada pemeriksanya dan ini tidak sehat,” ujar Burhanuddin.

Burhanuddin menganjurkan, agar para pelanggar dapat dilakukan penilangan atau dengan tindakan singkat yang bisa membuat efek jera. Sehingga batas waktunya tidak lama untuk dibawa ke persidangan.

“Tapi ini memang butuh evaluasi,” beber Burhanuddin.

Selain itu, lanjut Burhanuddin, Kejaksaan Agung pun turut melakukan kajian terkait harga alat kesehatan, khususnya yang menyangkut dengan penanganan Covid-19. Kejaksaan Agung menargetkan adanya upaya revolusi dalam pengadaan alat kesehatan ini.

Komentar