Peneliti Covid-19 Asal Cina Ditembak di AS, Netizen Munculkan Teori Konspirasi

Jumat, 8 Mei 2020 09:55
Belum ada gambar

Ilustrasi penembakan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Seorang ilmuwan etnis Cina yang bekerja meneliti virus Corona (Covid-19) di Amerika Serika Serikat (AS) ditembak mati oleh orang tak dikenal. Seketika itu pula, pelaku disebut bunuh diri.

Dilansir AFP, Kamis (7/5), ilmuwan Cina bernama Bang Liu (37), ditemukan tewas pada akhir pekan di rumahnya di pinggiran Pittsburgh di mana dia bekerja sebagai profesor riset.

Jasad terduga penyerangnya, Hao Gy (46), ditemukan di sekitar. Polisi menyebutnya sebagai bunuh diri, menurut WTAE, saluran berita lokal.

“Polisi menyebut, insiden ini berasal dari perselisihan dari keduanya yang merupakan ‘partner intim’ dan tak ada bukti pembunuhan Liu terkait dengan penelitiannya,” demikian laporan WTAE.

Penjelasan ini tak menghentikan media sosial memunculkan teori konspirasi, bahwa Liu telah menjadi target akibat pekerjaannya meneliti virus.

“Bing Liu dibunuh oleh pemerintah yang korup,” tulis pengguna Twitter. “Dia hampir mengungkapkan kebenaran mengenai COVID-19 dan bagaimana ini bermula di AS,” sambungnya.

Kematian Liu diratapi oleh rekan-rekannya di University of Pittsburgh, yang mengatakan mereka akan melanjutkan penelitiannya.

“Bing berada di ambang membuat temuan yang sangat signifikan untuk memahami mekanisme seluler yang mendasari infeksi SARS-CoV-2 dan dasar seluler dari komplikasi berikut,” kata universitas itu dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan melakukan upaya untuk menyelesaikan apa yang dia mulai dalam upaya untuk memberi penghormatan kepada keunggulan ilmiahnya,” lanjutnya.

Bagikan berita ini:
10
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar