Proyek Bronjong Senilai Rp9,9 Miliar di Wajo Terancam Runtuh

Jumat, 8 Mei 2020 21:04

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Kondisi bronjong milik Balai Besar Sungai Wilayah (BBSW) Pompengan-Jeneberan di Kabupaten Wajo mulai menyusut. Proyek senilai Rp9,9 miliar itu terancam runtuh.

Hal itu disampaikan oleh Penggiat Anti Korupsi, Andi Ilham. Kata dia, proyek yang dikerjakan menggunakan APBN 2019 lalu di Sungai Bila Desa Sappa Kecamatan Belawa ini, diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Belanja (RAB).

“Temuan di lapangan volume isi ketinggian per layar bronjong menyusut dari 0,50 cm ke 0,40 cm,” tuturnya, Jumat, 8 Mei 2020.

Dia menambahkan, anggaran yang disediakan sebesar Rp9,9 miliar tidak sebanding dengan kualitas pengerjaannya. Dilaksanakan oleh CV Nur Abdi Jaya.

“Bahan material kayu yang digunakan bukan kayu dolken, sesuai kebutuhan. Akibatnya, brojong berfungsi mengendalikan banjir dan memperkuat tebing itu bakal runtuh,” nilainya.

Pihaknya pun akan terbuka, bekerja sama kepada arapat penegak hukum bila proyek tersebut ingin diusut. (man)

Bagikan berita ini:
1
6
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar