Raden Sutopo Yuwono: Sebenarnya Saya Heran, Masa Kepala BKN Suka Japri dan Nanya-nanya Kabar

Akun FB Bima Heriwibisana ini menduplikasi semua aktivitas Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Foto: Istimewa for JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Betapa senangnya hati Ketum Forum Hononer Non-K2 Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) Raden Sutopo Yuwono mendapat pesan via WhatsApp dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Sejak berteman di Facebook dan kemudian saling bertukar kontak nomor handphone, keduanya intens berkomunikasi lewat jaringan pribadi.

“Senang sekali saya waktu beliau inbox saya duluan di FB walaupun ada rasa heran juga. Saya senang karena kan itu kepala BKN. Kemudian beliau memberikan nomor ponselnya untuk konsultasi,” kata Sutopo kepada JPNN.com (grup fajar.co.id), Jumat (8/5).

Berminggu-minggu, Sutopo suka share masalah honorer non-K2 yang ingin diakomodir dalam PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahap II dan seterusnya.

Sutopo merasa senang karena direspons positif. Bahkan, kepala BKN sering menanyakan kabarnya.

Namun, betapa terkejutnya Sutopo begitu tahu ternyata yang sering intens berkomunikasi dengannya bukan kepala BKN asli, tetapi palsu.

Kepala BKN palsu ini menggunakan akun FB Bima Heriwibisana.

Namun, semua status Kepala BKN yang asli (Bima Haria Wibisana) di-copy paste di akun palsu sehingga membuat banyak honorer terkecoh.

“Sebenarnya saya juga heran, masa kepala BKN suka japri dan nanya-nanya kabar ke saya. Cuma kalau lihat FB, seluruh aktivitas kepala BKN ada di akun kepala BKN palsu itu. Kok berani ya ada yang membuat FB kaya gitu, apa tidak takut efek hukumnya,” tuturnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...