Tagar #JengSriBalikinDuitDKI Jadi Populer, Warganet Bela Gubernur Anies Soal Anggaran Bansos

Meme Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Menkeu Sri Mulyani. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Dunia maya khususnya linimasa Twitter kembali heboh membahas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Seperti diketahu belakangan Anies Baswedan mendapatkan 'serangan' dari sejumlah menteri tentang program bantuan sosial kepada warga ibu kota yang terdampak wabah virus corona covid-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani misalnya, menganggap Anies tak memiliki biaya untuk memberikan dana bansos kepada warga.

Akibatnya, Anies disebut meminta bantuan untuk menanggung biaya pengadaan paket bantuan kepada pemerintah pusat.

Hanya saja, tudingan Sri Mulyani ini langsung dibalas oleh Gubernur Anies yang menyebutkan Pemerintah Pusat belum memberikan dana transfer ke DKI Jakarta.

Tagar #JengSriBalikinDuitDKI pun ramai di linimasa Twitter, Warganet membela Anies dan meminta pemerintah pusat segera mentransfer anggaran milik Pemprov DKI Jakarta.

Berikut beberapa unggahan warganet:

"Jangan salah ya…Bukan Minta Pempus Cover Bansos,, Tapi DKI Cuman Nagih Utang Pemerintah Pusat Yang Mencapai Rp5 Triliun. Ayo #JengSriBalikinDuitDKI," cuit AndReBoN @BoN_009.

"Dua keuntungan balikin duit DKI, Utang Lunas dan Covid-19 Sembuh #JengSriBalikinDuitDKI," ungkap King Purwa @K1ngPurw4.

"Faktanya Pemprov DKI di bawah kepemimpinan @aniesbaswedan

justru lebih dulu memberikan Bansos kepada warga Ibukota yang terdampak Covid-19 ketimbang Pemerintah Pusat. #JengSriBalikinDuitDKI," unggah Namaku Anisa @Namaku_Anisa.

Tak hanya serangan dari Menkeu Sri Mulyani, Menko PMK Muhadjir Effendi dan Menteri Sosial Juliari P Batubara juga mempermasalahkan soal data penerima bansos di Jakarta. Keduanya menganggap ada kejanggalan dari data yang diberikan oleh Pemprov DKI. (msn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...