Petugas Medis Berpakaian Lengkap Kejar Pasien yang Kabur dari RS, Begini Akhirnya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GIANYAR -- Hendak di-rapid test, seorang pasien RSUD Sanjiwani Gianyar kabur, Sabtu sore (9/5). Pasien laki-laki yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah itu lari dari rumah sakit menuju arah Kelurahan Beng, Kecamatan Gianyar. Selanjutnya petugas medis menggunakan alat pelindung diri (APD) langsung mengejar dan mengevakuasi pasien itu.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya membenarkan kejadian tersebut. "Pasien sudah diamankan kembali," jelasnya saat dikonfirmasi, Minggu (10/5).

Wisnu Wijaya juga menjelaskan, awalnya pasien tersebut ditemukan lemas di sekitar Banjar Tegal, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar. Khawatir berisiko, Perbekel Tulikup pun menghubungi GTPP Covid Gianyar untuk menjemput dan mengevakuasi yang bersangkutan. Namun, setelah dibawa ke RSUD Sanjiwani untuk di-rapid test, tiba-tiba pasien itu lari.

"Pasien lari ke arah Beng. Perawat tidak bisa mengejar karena pakai APD lengkap. Lalu kami koordinasi dengan Lurah Beng," jelasnya.

Selang beberapa menit, akhirnya pasien itu ditemukan oleh krama Beng. Pasien tersebut diamankan dan akhirnya dijemput dengan ambulans. "Pasien kembali dibawa ke RS untuk rapid test," sambungnya.

Agar tidak kabur kembali, selama pemeriksaan, pasien itu dijaga ketat. Tim medis dan warga Beng yang kontak dengan pasien sempat khawatir, namun akhirnya mereka merasa lega, setelah hasil rapid test pasien keluar negatif. "Hasilnya non reaktif atau negatif," imbuhnya.

"Pasien ini mengaku dari Semarang. Katanya tidak makan sejak tiga hari karena tidak punya uang dan tidak bekerja," jelas Wisnu Wijaya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan