Sujiwo Tedjo Bingung, Pengakuan Menlu dan Keluarga ABK yang Dilarung ke Laut Bertolak Belakang

Minggu, 10 Mei 2020 09:29

Sujiwo Tedjo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sujiwo Tedjo turut angkat bicara soal dugaan perbudakan terhadap Anak Buah Kapal (ABK) WNI di kapal China yang beberapa hari terakhir heboh lantaran salah satu jasad ABK dilarung (dibuang) ke laut.

Kecaman pun dilayangkan hingga akhirnya pemerintah melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan dalam konfrensi pers bahwa pelarungan tersebut atas persetujuan keluarga.

Belakangan muncul pengakuan dari kerabat ABK yang menyebut bahwa keluarga sama sekali tidak diberitahu dan tak ada persetujuan atas tindakan pelarungan tersebut.

Hal ini yang kemudian membuat budayawan Sujiwo Tedjo mengerutkan kening. Dalam cuitannya di Twitter, dalang, penulis sekaligus aktor ini mengomentari dua artikel berita yang isinya bertolak belakang sehingga membuat pembaca bingung yang mana yang benar.

Artikel pertama terkait pernyataan resmi Menlu Retno yang menyebut ABK Indonesia dilarung ke laut atas persetujuan keluarga.

Sementara pada screenshoot artikel kedua soal pengakuan keluaga ABK Indonesia yang tidak tahu jenazah ABK kapal China dilarung ke laut.

“Jika kedua berita ini benar, kesimpulannya: Mengizinkan tidak harus mengetahui,” cuit Sujiwo Tedjo.

Ia kemudian berseloroh tentang makna mengizinkan dan mengetahui.

“Kalau aku mengizinkan kamu memutuskan aku, aku kan nggak harus tahu saat kamu bilang “Lo-gue end” … betul?” lanjut Tedjo nyeleneh.

Bagikan berita ini:
5
7
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar