Ekonomi Tak Stabil hingga Cekcok dengan Istri, Suami Pilih Lompat ke Kali

Senin, 11 Mei 2020 15:11

Diduga gara gara ribut dengan keluarga, warga Desa Pacar Kecamatan Tirto, Nur Rokhim (24) terjun Kali Pencongan.

FAJAR.CO.ID, PEKALONGAN– Diduga karena cekcok dengan istri, seorang suami warga Desa Pacar Kecamatan Tirto, Nur Rokhim (24), nekad terjun ke Kali Pencongan.

Namun naas, arus sungai saat itu sangat deras. Tubuh korban pun tenggelam. Jasad korban baru ditemukan tiga hari kemudian mengapung sejauh 4 kilometer dari lokasi kejadian.

Data yang diperoleh Radar, korban yang berprofesi sebagai nelayan belum lama pulang melaut. Diduga karena kondisi ekonomi membuat keluarga tidak harmonis. Sejak pulang melaut, mereka sering cekcok.

Puncak pertengkaran terjadi pada Kamis (7/5/2020) malam. Korban yang emosi keluar rumah dan berlari ke tepi sungai. Selanjutnya ia pun nekat terjun ke Kali Pencongan Wiradesa yang sedang banjir.

Keluarga yang melihat aksi nekat korban berusaha menolong. Namun karena arus sungai deras, korban tak bisa ditolong. Tubuhnya tenggelam diserat arus sungai.

Paman korban, Priyanto, pun membenarkan. Kata dia, saat itu pihaknya berusaha menolong namun gagal. “Saya bersama ponakan sempat berusaha menolong namun lolos,” katanya.

Melihat korban tenggelam, keluarga korban berteriak minta tolong. Warga setempat pun berdatangan untuk melakukan pencarian. Namun setelah melakukan penyisiran, warga tak juga menemukan tubuh korban. Keluarga kemudian melaporkan ke aparat kepolisian dan Tim SAR.

Mendapat laporan, Jumat (8/5/2020) Tim SAR gabungan Kota dan Kabupaten Pekalongan melakukan pencarian menggunakan kapal dengan menyisiri sungai. Selama seharian tim melakukan pencarian tak membuahkan hasil.

Pencarian dilanjutkan esok harinya, Sabtu (9/5/2020). Tim kembali petugas melanjutkan pencarian. Kapal Tim SAR hilir mudik di sungai tersebut. Selain di sungai, petugas juga menyisir di pinggir sungai. Namun tim belum juga menemukan korban di hari ke dua. Hal itu dikarenakan cuaca buruk dan air keruh.

Meski dua hari tak ada hasil, Tim SAR tak patah semangat. Hari ketiga, Minggu (10/5/2020), Tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan kapal karet.

Petugas melakukan penyisiran kembali ke sungai. Setelah melakukan pencarian yang panjang, akhirnya kerja keras petugas menuai hasil. Jasad korban ditemukan mengambang sejauh 4 kilometer dari lokasi kejadian.

Salah satu petugas SAR Rescue Pekalongan Adi membenarkan pihaknya terus melakukan pencarian setelah mendapat laporan adanya orang tenggelam. “Pencarian dilakukan sejak Jumat (8/5/2020),” katanya.

Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari akhirnya korban baru bisa ditemukan dengan jarak sekitar 4 KM dari lokasi. Setelah ditemukan jenazah langsung dibawa ke Rumah sakit untuk dilakukan pencarian dan diserahkan ke pihak keluarga. (Yon/fajar)

Bagikan berita ini:
7
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar