Sinjai Mulai Kekurangan Bahan Pokok

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SINJAI -- Sebanyak 235 Kepala Keluarga di Desa Bonto Salama Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, mulai kekurangan bahan pokok.

Warga setempat, Ahmad Nur mengatakan, mereka kesulitan memperoleh kebutuhan pokok karena masyarakat di desa itu tidak diperbolehkan keluar dari desa.

Termasuk untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok. Apalagi, kios jualan yang ada di dusun tertutup usai dua warga di desa tersebut dinyatakan positif corona.

Sementara puluhan warga di beberapa dusun di desa itu sudah melakukan kontak dengan penderita corona.

Sehingga Tim Gugus Tugas Covid di Kecamatan Sinjai Barat tidak memperbolehkan warga dari beberapa dusun itu keluar dari Desa Bontosalama.

"Karena kami tidak diperbolehkan keluar sehingga kami alami keterbatasan peroleh kebutuhan, seperti penjual ikan, tidak ada lagi yang mau masuk di dusun kami. Sementara ikan tidak tersedia di dusun kami karena harus dari Ibukota Sinjai," jelasnya.

Para warga yang terisolasi juga dijauhi warga dan mengalami keterbatasan melakukan komunikasi. Oleh karena itu hmad Nur mewakili warga setempat yang melakukan isolasi mandiri, meminta Pemkab Sinjai untuk segera mengatasi kondisi tersebut.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Kabupaten Sinjai, Andi Suryanto Asapa mengakui baru mengetahui jika di desa itu terjadi karantina wilayah.

Harusnya, pemerintah setempat terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan camat dan unsur tripika lalu dilapor ke Kabupaten.

"Yang kemarin dilakukan oleh tim Gugus Tugas mencari sebanyak mungkin kontak dengan pasien konfirmasi positif dan diharapkan untuk keterbukaan dari masyarakat," jelasnya. (sir)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan