82 Persen Kematian Covid-19 di Pulau Jawa, Ini Perintah Jokowi

Selasa, 12 Mei 2020 12:14

Presiden RI Joko Widodo-- jawa pos

“Berdasarkan data kasus baru sebelum dilakukan PSBB dan sesudahnya, memang kalau kita lihat hasilnya bervariasi dan berbeda-beda setiap daerah. Ini memang pelaksanaannya dengan efektivitas yang berbeda-beda,” katanya.

Ada daerah yang penambahan kasus barunya mengalami penurunan secara gradual, konsisten, namun tidak drastis. Namun ada juga daerah yang penambahan kasusnya turun tetapi juga belum konsisten dan masih fluktuatif.

“Juga ada daerah yang penambahan kasusnya tidak mengalami perubahan seperti sebelum PSBB. Ini juga, hal-hal seperti ini perlu digaris bawahi ada apa, kenapa,” ungkapnya.

Jokowi juga menambahkan, bahwa dari 10 provinsi dengan kasus positif terbanyak, hanya tiga provinsi yang berstatus PSBB yaitu DKI, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. Sementara tujuh provinsi lainnya masih non-PSBB.

Karena itu, Jokowi ingin adanya evaluasi, baik provinsi kabupaten kota yang tidak memberlakukan PSBB tapi juga menjalankan kebijikan physical distancing, menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini harus dibandingkan yang PSBB dan yang non-PSBB. Karena memang ada inovasi di lapangan dengan menerapkan model kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat disesuaikan dengan konteks di daerah masing-masing,” pungkasnya. (jpc/fajar)

Komentar