KASN Dalami Pelanggaran Rahman Bando, None, hingga Iqbal Suhaeb

Selasa, 12 Mei 2020 21:25

None, Iqbal, & Rahman Bando

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Meski Pilkada serentak dipastikan tertunda, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tetap melanjutkan proses pemberian sanksi untuk sejumlah laporan pelanggaran ASN.

Saat ini, pihak KASN tengah mengkaji laporan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Makassar atas nama Rahman Bando sebagai Kepala Dinas dan Pertanian (DP2) Kota Makassar. Rahman juga diketahui ditunjuk untuk memimpin Dinas Pendidikan.

Humas KASN, Novita Rusdyani, menyebut, laporan Bawaslu terkait pelanggaran Abdul Rahman Bando tersebut telah sampai sejak 17 April 2020 lalu, dan saat ini laporan itu sementara dikaji oleh anggota KASN.

“Sedang kami buat kajiannya, Pak. Jumat lalu juga kami masih minta keterangan tambahan kepada bawaslu,” ujar Novita.

Ia menyebut, laporan Bawaslu Makassar yang pernah masuk di KASN yakni tiga pejabat. Dua pejabat Pemprov dan satu pejabat Pemkot. “Laporan dari Bawaslu Makassar ada tiga, Pak. Irman Yasin Limpo, Iqbal Suhaeb, dan terakhir Rahman Bando,” sebutnya.

Sebelumnya, Bawaslu Makassar mengeluarkan rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas dugaan pelanggaran UU ASN No. 5 tahun 2014 dan PP no. 42 tahun 2004 yang dilakukan oleh Pejabat Pemerintah Kota Makassar, atas nama Abdul Rahman Bando.

Bagikan berita ini:
5
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar