Klaster Indogrosir Bikin Deg-degan, 1.375 Daftar Rapid Test

Selasa, 12 Mei 2020 09:11

ILUSTRASI. Petugas gabungan mengadakan sosialisasi dan rapid test secara acak di sejumlah warung kopi menjelang pemberlakuan PSBB Sabtu malam (25/4). (Chusnul Cahyadi/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SLEMAN – Masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya dihebohkan dengan kasus penyebaran virus corona (COVID-19) di pusat perbelanjaan Indogrosir di Jalan Magelang, Sleman.

Indogrosir telah menjadi salah satu klaster besar penyebaran COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan sebanyak 1.375 orang telah mendaftar uji cepat (rapid test) COVID-19 terkait klaster Indogrosir.

“Sampai laporan terakhir yang diberikan pada saya, sudah ada sekitar 1.375 pendaftar rapid test untuk klaster Indogrosir dari 1.500 kuota yang kami siapkan,” kata Sri Purnomo seusai menemui Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (11/5).

Sri Purnomo mengatakan semua pendaftar yang nantinya memiliki hasil reaktif, akan langsung dikarantina di Asrama Haji Yogyakarta.

“Besok (12/5) rapid test akan mulai kami lakukan, per hari 500 orang dengan tetap menerapkan aturan kesehatan,” kata dia.

Pemkab Sleman, menurut dia, juga telah menyiapkan Asrama Haji yang terletak di Jalan Lingkar Utara Yogyakarta, dengan daya tampung 156 orang.

Bagikan berita ini:
4
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar