Pasien PDP Asal Bone Meninggal Di RSUP Wahidin, Ini Hasil Swabnya

Selasa, 12 Mei 2020 12:15

Ketua Gugus Tugas PPC-19 Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi (kiri) saat berbicara dengan Jubir PPC-19 Bone, dr Yusuf (k...

FAJAR.CO.ID, BONE — Salah seorang warga Bone yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat Wahidin Sudirohusodo Makassar, pada Senin malam (11/5/2020).

Juru Bicara Tim Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bone, dr Yusuf mengatakan, pasien masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone pada Kamis (7/5/2020). Ia mengalami sesak dan memiliki riwayat perjalanan dengan jemaahnya.

Selain itu, pasien juga mengeluhkan sakit jantung sehingga dirujuk ke Rumah Sakit Pancaitana untuk ditangani dokter spesialis jantung. Di Rumah Sakit (RS) Pancaitana dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif.

“Jadi, pasien kemudian dirujuk kembali ke RSUD Tenriawaru untuk dilakukan perawatan dan dilakukan pengambilan swab dua kali berturut-turut,” katanya Selasa (12/5/2020).

Pada Minggu (10/5/2020) malam sambung Yusuf, pasien tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Dan pada Senin malam meninggal. “Dia meninggal dalam status PDP, dan telah keluar hasil swabnya negatif,” jelasnya.

Untuk pemakaman pasien tersebut, Yusuf menuturkan mengembalikan kepada pihak keluarga karena hasil swab telah keluar negatif. Artinya pasien yang meninggal dunia bukan karena Covid-19.

Sekadar diketahui Tim Satgas Percepatan dan Pencegahan Covid-19 (PPC-19) Kabupaten Bone mengupdate data pantauan Covid-19. Data ini merupakan data update terakhir pada Senin (10/5/2020) pukul 20.25 Wita.

Bagikan berita ini:
2
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar