Pembunuhan Mengerikan di Bantaeng, Polisi: Keluarga Malu Korban Berhubungan Badan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Citra sebuah keluarga di Kabupaten Bantaeng telah tercoreng, usai anaknya sendiri, Rosmini (18) dibunuh oleh dua kakak kandungnya.

Sembilan anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, saudara, dan menantu ikut diamankan oleh aparat Polres Bantaeng. Dua hari pasca kejadian itu, semuanya kembali menjalani pemeriksaan kejiwaan pada Senin (11/5/2020) pukul 12.00 Wita.

Pemeriksaannya itu memakan waktu hingga lima jam. Namun, hasil pemeriksaanya belum bisa diketahui pada hari itu juga.

“Hasil kejiwaannya akan keluar besok,” pungkas Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri kepada Fajar.co.id, Selasa (12/5/2020).

Anak kandungnya itu, Rosmini, dibunuh oleh dua kakak kandungnya, Suprianto (20) dan Rahman (30) menggunakan balok dan sebilah parang. Keduanya kini ditetapkan tersangka. Sementara keluarganya yang lain ikut menutupi kejadian itu, pada Sabtu (9/5/2020) kemarin.

Beredar kabar, semuanya kerasukan massal akibat ilmu hitam yang digunakan. Namun, hasil pemeriksaan sementara oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bantaeng, membantah semua tuduhan tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi karena keluarga malu atas kelakuan Rosmini yang telah berhubungan badan dengan sepupunya sendiri, Usman bin Sumang (45) di luar nikah.

“Sementara, isu ilmu hitam dalam keluarga itu, kami tidak bisa berandai-andai. Saya rasa jauh dari aliran sesat,” kata Kasubag Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri Ershi. (Ishak/fajar)

  • Bagikan