Siapkan Rp29,38 Triliun, Sri Mulyani Pastikan THR Dibayar Paling Lambat 15 Mei

Selasa, 12 Mei 2020 12:10

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp29,38 triliun kepada aparatur sipil negara maupun TNI/Polri akan dilakukan secara serentak paling lambat pada Jumat (15/5/2020).

”Sudah, sudah ya, PP-nya sudah dikeluarkan Presiden dan sudah ditandatangani. PMK juga sudah keluar,” terang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Ia memastikan THR ini akan diberikan kepada seluruh pelaksana aparatur sipil negara dan TNI/Polri serta hakim dan hakim agung setara dengan jabatan di bawah eselon dua.

”Jadi artinya pejabat eselon satu dan dua, atau jabatan fungsional yang setara dengan eselon satu dan dua, serta pejabat negara tidak mendapatkan THR,” jelasnya.

Sri Mulyani pun memaparkan rincian alokasi THR tersebut yaitu untuk aparatur sipil negara pusat dan TNI/Polri sebesar Rp6,77 triliun, pensiunan Rp8,7 triliun dan aparatur sipil negara daerah Rp13,89 triliun. ”Kami sedang melakukan persiapan dengan seluruh satker untuk eksekusi pembayaran THR,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan memastikan dari pemangkasan THR bagi pejabat eselon satu dan dua maupun pejabat negara, pemerintah dapat menghemat anggaran hingga Rp5,5 triliun.

Dana sebanyak Rp5,5 triliun itu akan dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan, bantuan sosial (bansos), dukungan UMKM, dan mendanai program Kartu Prakerja untuk mengatasi dampak Covid-19.

Komentar


VIDEO TERKINI