Bawa Lari Tas Bos Toko Ayu Cell Lalu Nikmati PSK Danau Tempe, Mulyono Menyesal

Ilustrasi bercinta-- (Insider)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR – Nikmat sesaat yang dirasakan Mulyono, 39, saat mengencani pekerja seks komersial (PSK) di Jalan Danau Tempe, Sanur, Denpasar Selatan, tak sesuai dengan penderitaan yang harus dijalani.

Pasalnya, JPU menuntut bapak empat anak itu dengan pidana penjara selama dua tahun. Sebelum membacakan pokok tuntutannya, JPU terlebih dahulu membacakan beberapa pertimbangan atas tuntutannya.

Hal memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat, telah menikamti hasil kejahatannya, dan merugikan saksi Ni Nyoman Astuti.

Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa tidak berbelit-belit dalam memberi keterangan, mengakui terus terang perbuatannya dan belum pernah dihukum.

“Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 362 KUHP. Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa penjara selama dua tahun,” tuntut JPU I Made Santiawan dalam sidang daring kemarin.

Sontak tuntutan itu membuat terdakwa tertegun. Setelah ditanya hakim ketua Engeliky Handajani Day apakah mengajukan pembelaan, barulah Mulyono tersadar.

“Saya mohon keringanan, Yang Mulia,” kata terdakwa. Hakim kemudian menamyakan apakah terdakwa memiliki istri, terdakwa menjawab ada.

“Saya punya istri, anak saya empat, sudah besar,” tutur terdakwa dengan suara terbata-bata. “Sekarang saudara malu tidak? Menyesal tidak,” cecar hakim Engeliky.

“Menyesal,” jawabnya singkat. Sidang akan dilanjutkan pada Selasa (19/5) mendatang dengan agenda pembacaan putusan dari majelis hakim.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: