Heboh Daging Sapi Palsu, Akmal Pasluddin: Pemerintah Seriuslah Urusi Pangan Rakyat

Rabu, 13 Mei 2020 09:32

Legislator PKS, Akmal Pasluddin. (dok PKS)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Polresta Bandung mengungkap beredarnya daging babi menyerupai daging sapi yang beredar di pasar. Daging sapi palsu yang sebenarnya daging babi ini sudah beredar selama satu tahun.

Pengungkapan ini diapresiasi Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin. Kasus seperti ini mesti menjadi perhatian keras pihak pemerintah karena boleh jadi telah menyebar ke wilayah-wilayah lain Indonesia. Ia pun meminta pemerintah menelusuri keberadaan daging serupa di wilayah lain.

“Saya sangat menyayangkan model manipulasi produk pangan seperti ini. Selain melakukan penipuan, prilaku manipulasi daging babi menjadi daging sapi ini akan mencederai ideologi ummat Islam. Inilah fungsi Satgas Pangan yang telah dibentuk, selain mencegah kartel, juga mencegah penipuan model begini,” ujar Andi Akmal dalam rilis yang diterima Fajar.co.id, Selasa (12/5/2020).

Legislator dapil Sulawesi Selatan II ini mengatakan, memang saat ini daging sapi sedang langka. Awal tahun 2020 ini, kebutuhan impor daging sapi mencapai 300 ribu ton untuk memenuhi permintaan daging nasional.

Namun kondisi wabah seperti ini, masyarakat dapat memahami untuk tidak memaksakan konsumsi daging sapi dan merubahnya ke konsumsi daging ayam. Dengan kondisi daging ayam yang rusak harganya, akan ada solusi untuk masyarakat akan kebutuhan daging dan pelaku usaha ayam yang membaik harganya.

Kondisi kekurangan daging yang dimanfaatkan oleh segelintir pihak, mesti ditindaklanjuti secara serius untuk menyisir pasar-pasar di seluruh Indonesia agar tidak ada kejadian yang melakukan tindakan yang sama.

Bagikan berita ini:
1
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar