Simpan 100 Kg SS dan 4.000 Butir Pil Happy Five, Iwan Hadi Setiawan Ditembak Mati

Rabu, 13 Mei 2020 11:29

MATI: Polisi menunjukkan jenazah Iwan Hadi Setiawan setelah ditembak karena mencoba melawan petugas dengan pistol revolv...

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Bandar narkoba yang ditembak mati oleh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena mencoba melawan saat digerebek di apartemennya akhirnya teridentifikasi. Tersangka adalah Iwan Hadi Setiawan, 38, warga Jalan Manukan Ranu VII Blok XXII, Tandes, Surabaya.

Tersangka diamankan di sebuah kamar apartemen di wilayah Surabaya Timur dengan barang bukti 100 kilogram sabu-sabu (SS) dan 4.000 butir pil happy five. Ikut diamankan bersama tersangka empat orang anggota jaringannya. Masing-masing Achmad Uwais alias Badrun, Wahyu Rosyid alias Ipek, Andrianto, dan Yuli Kurniawan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran yang merilis kasus ini mengatakan, pengungkapan ini terbilang fantastis untuk jajaran Polda Jawa Timur. Ia pun mengapresiasi kinerja Polrestabes Surabaya khususnya Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berhasil menggagalkan peredaran 100 kg SS dan ribuan pil happy five.

“Anggota juga mengamankan senjata rakitan jenis revolver dari tersangka. Diduga mereka ini jaringan Lapas Medaeng,” terangnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, penangkapan tersangka bermula dari pengungkapan jaringan awal. Awalnya polisi menangkap tersangka Achmad Uwais alias Badrun, warga Jalan Ngagel Mulyo XV, Surabaya, yang kemudian dikembangkan menangkap temannya Wahyu Rosyid alias Ipek, 23, warga Jalan Ngagel Rejo Utara, Surabaya.

“Kedua tersangka awal ini mendapat sabu dari tersangka Iwan. Kami sita 125 gram SS dari keduanya,” katanya.

Bagikan berita ini:
10
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar