Unik… Tukang Becak Ini Tak Tertarik Bantuan, Raskin Pun Pernah Ditolak

Rabu, 13 Mei 2020 20:37

La Salama

FAJAR.CO.ID, BARRU — Soal bantuan, jika di beberapa kampung banyak yang ngotot ingin kebagian, tapi lain lagi di Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Barru, seorang tukang becak, La Salama malah menolak bantuan pemerintah.

Alasannya sungguh masuk akal. Ia masih kuat bekerja, masih bisa cari nafkah dan tidak punya tanggungan apa-apa.

Pria paruh bayah ini memang tinggal sebatang kara. Saat didatangi petugas dari Desa Lasitae untuk penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ia lantas tak gembira.

Malah ia menolak. Menurut La Salama, serahkan saja ke pihak lain, masih banyak yang tidak mampu dibanding dirinya.

“Serahkan maki ke orang lain saja, saya sudah cukup seperti ini, masih bisa cari nafkah,” ujarnya, di depan petugas desa setempat.

Menurut Kepala Desa Lasitae, Kartini, La Salama adalah seorang tukang becak, sebenarnya ia berhak menerima bantuan ini. Tetapi faktanya ia menolak bantuan sebesar Rp600 ribu yang hendak diserahkan kepadanya.

Padahal tukang becak ini namanya ada dalam daftar penerima bantuan. Rumah tinggalnya pun bukan miliknya. Ia hanya menumpang di rumah kebun milik orang lain.

Diakuinya, La Salama memang tidak terlalu tertarik dengan bantuan. Waktu pembagian jatah raskin beberapa tahun lalu, juga ditolaknya. Alasannya sama saja, masih kuat cari nafkah.

Kartini lantas tak patah arang, ia kembali mendatanginya dengan penjelasan secara detil mengenai hak-haknya sebagai penerima bantuan. Akhirnya ia luluh dan mau menerima bantuan ini. “Kami harus mendatanginya lagi, syukur akhirnya ia mau terima,” ujarnya. (rus)

Bagikan berita ini:
3
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar