ABG Pembunuh Sadis Ternyata Korban Pemerkosaan, Ini Faktanya

Kamis, 14 Mei 2020 14:16

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan sadis seorang anak oleh remaja berinisial NF, 15, yang terjadi beberapa waktu lalu di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, diketahui pelaku merupakan korban kekerasan seksual.

“Setelah menjalani pemeriksaan fisik dan psikologis di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur, terungkap bahwa NF juga menjadi korban kekerasan seksual oleh 3 orang terdekatnya hingga kini hamil 14 minggu,” kata Dirjen Rehsos Kemensos Harry Hikmat dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5).

Harry menuturkan, saat ini NF telah dirujuk ke Balai Anak Handayani milik Kemensos di Jakarta. NF diberi layanan rehabilitasi sosial sambil menunggu proses peradilan atas kejahatannya.

Dalam kondisi seperti ini, Kemensos menilai NF berada dalam dua posisi sekaligus, yaitu sebagai pelaku pembunuhan dan korban kekerasan seksual.

“Kasus kedua juga perlu diselidiki untuk mendapatkan kesimpulan logis mengapa anak ini melakukan tindak kekerasan,” imbuh Harry.

Sejalan dengan hal tersebut, pekerja sosial dan psikolog Handayani telah melakukan beberapa terapi kepada NF. Saat ini, kondisi NF sudah menunjukkan perubahan kearah yang lebih baik. Dari aspek fisik, psikis, sosial dan spiritual.

Kondisi fisiknya pun tampak sehat dan sudah mampu menjaga kebersihan diri. Secara sosial, NF mulai terbuka dengan petugas untuk menceritakan permasalahannya dan merasa nyaman berada di balai.

Sebelumnya, pembunuhan sadis dilakukan oleh Anak Baru Gede (ABG) berinisial NF, 15, terhadap bocah 5 tahun berinisial APA. Kejadian ini terjadi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Kamis (5/3) pukul 11.00 WIB.

“Pengakuan dari seorang NF dia melakukan dengan kesadaran dan dia terinspirasi oleh film,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto.

Heru menuturkan, NF membunuh korban dengan cara ditenggelamkan di dalam bak mandi. Setelah lemas, korban kemudian dibawa ke tempat tidur. Kondisi korban sudah mengeluarkan darah dari dalam mulut. Pelaku kemudian menyumpalnya dengan tisu.

Kemudian korban diikat menggunakan tali. Niatnya korban mau dibuang oleh pelaku, namun karena hari sudah menjelang sore, maka korban disimpan ke dalam lemari. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
5
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar