Anak Gadisnya Dibunuh Dua Putranya, Ibu yang Dipenjara Depresi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BANTAENG — Satu keluarga yang kini ditahan di Polres Bantaeng usai membunuh keluarganya sendiri telah sadarkan diri. Meski sebelumnya mereka sempat mengamuk bahkan menyandera warga lain.

Peristiwa itu terjadi lantaran mereka merasa malu atas perbuatan Rosmini yang telah berhubungan badan dengan sepupunya sendiri, Usman. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (9/5/2020) lalu.

Pasca ditangkap dan diamankan, aparat langsung memeriksa kejiwaan para pelaku berjumlah sembilan orang, yang terdiri dari ayah, ibu, anak, dan menantu.

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, membenarkan bahwa satu keluarga yang diamankan itu sudah dalam kondisi sadar. Apalagi telah menjalani tes kejiwaan. Namun ibu dari korban, Anis binti Karaeng Pato, mengalami depresi berat.

“Satu keluarga, saat ini tidak ditemukan tanda dan gejala gangguan jiwa berat. Kecuali Anis (ibunya) didapatkan tanda dan gejala episode depresi yang perlu diperiksa lebih lanjut,” kata Wawan kepada fajar.co.id, Kamis (14/5/2020).

Kesembilan pelaku ditahan dalam satu sel di Polres Bantaeng. Dua pelaku yakni Suprianto dan Rahman telah ditetapkan tersangka karena merekalah yang membunuh adik kandungnya, Rosmini (18) dengan cara digorok.

Sedangkan tujuh yang lainnya masih berstatus terperiksa, namun tetap ditahan untuk terus dimintai keterangan oleh penyidik. (Ishak/fajar)

  • Bagikan