Balotelli Curhat, Tersiksa di Tengah Lockdown

Mario Balotelli / Francesco Pecoraro/Getty Images

FAJAR.CO.ID, BRESCIA—Penyerang Italia, Mario Balotelli mengakui dia kelimpungan menjalani isolasi di rumahnya selama pandemi vius corona. Terutama karena dia tidak bisa memasak.

Kehidupan yang ia jalani selama beberapa pekan terakhir benar-benar sangat sulit. “Aku seperti gila selama beberapa minggu terakhir, karena aku benar-benar sendirian,” katanya kepada mantan rekan setimnya, Alessandro Matri selama obrolan Instagram Live.

Ia mengaku hanya tinggal bersama ibunya yang sudah tua. “Anak perempuan saya ada di Naples, anak saya di Zurich, ibu saya sudah cukup umur dan perlu dilindungi, saudara-saudara saya dikarantina dengan anak-anak mereka, jadi saya ditinggal sendiri. Itu sulit,” bebernya.

Aspek terburuk dari kuncian itu ternyata adalah ketidakmampuan Balotelli untuk memasak. Itu menyiksanya selama tiga hari pertama setelah lockdown diberlakukan. “Saya tidak bisa memasak apa pun. Untungnya, saya kemudian berhasil mendapatkan makanan,” jelasnya.

Dikutip dari Football Italia, Brescia dan tim Serie A lainnya akan melanjutkan pelatihan kelompok mulai 18 Mei. Sementara Serie A sesuai jadwal sementara akan mulai dilanjutkan kembali pada 13 Juni mendatang. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...