Kritik Foto Ketua DPRD di Kursi Pijat Rp96 Juta, Warganet Dipolisikan

Screenshot

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Ketua DPRD Mamuju, Aswar Ashari Habsi, melayangkan pengaduan ke Polresta Mamuju atas dugaan pencemaran nama baik di media sosial. Dia melaporkan akun facebook atas nama Henra Panemmui karena merasa difitnah.

Pemilik akun itu diketahui bernama lengkap Henra Faturrahman (37) warga Kabupaten Polewali Mandar. Dia mengunggah foto Aswar sedang baring di kursi pijat dengan keterangan gambar “Bagusnya gayanya… Bisa kapan kalo dikasi semen Bosowa biar kayak kuburan cina diliat toh”.

“Itu yang ada kata-kata disemen biar kayak kuburan cina, itu cara bermedia sosial yang tidak ber-etika,” kata Aswar kepada FAJAR, Kamis, 14 Mei 2020.

Dia khawatir postingan itu berpotensi menjadi fitnah bagi dirinya di kemudian hari. Sekaligus ingin memberi edukasi kepada masyarakat agar bijak bermedia sosial.

“Kami lapor karena ini kan terkait perosalan hukum. Biar tidak menjadi fitnah di kemudian hari. Jangan sampai menjadi fitnah buat saya. Sekaligus untuk memberi pelajaran hukum kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial,” katanya.

Sekadar diketahui, masalah ini telah diproses oleh penyidik reserse kriminal Polresta Mamuju. Pihaknya telah membuat surat panggilan ke terlapor. Namun belum diketahui alamat resmi terlapor. “Karena dia warga Polewali,” kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriyansah.

Selain mengundang terlapor, pihaknya juga telah melayangkan surat panggilan untuk tiga orang saksi terkait kasus ini. Yakni Maksun Dg Manassa, Sahaluddin alias Sahar Gonrong, dan Muh Yusuf Iqbal. Jadwal pemeriksaan ketiganya di Polresta Mamuju pada Senin, 18 Mei.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar