Makassar Masuk PSBB, Kamrussamad: Penting Digelar Rapid Test Massal

Antusiasme masyarakat semakin meningkat mengikuti Rapid Test massal di hari kedua yang digelar di Rumah Sakit Darurat (RSD) Sayang Bunda, Hertasning, Makassar, Sulsel.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Antusiasme masyarakat semakin meningkat mengikuti Rapid Test massal di hari kedua yang digelar di Rumah Sakit Darurat (RSD) Sayang Bunda, Hertasning, Makassar, Sulsel. Kegiatan ini dikomandoi oleh Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19, Sandiaga Uno, bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Sementara itu, salah satu Koordinator Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang juga merupakan Founder Kahmipreneur, Kamrussamad, menjelaskan jika Makassar masuk dalam wilayah yang dtetapkan pemerintah sebagai wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga penting untuk digelar Rapid Test massal.

“Ini adalah hari kedua, hari pertama telah dilayani 299 orang, di mana masyarakat tersebut berasal dari berbagai unsur, profesi dan latarbelakang yang berbeda-beda. Dari 299 orang itu telah ditemukan 7 yang reaktif, sehingga langsung ditindaklanjuti dalam pemeriksaan PCR Test,” ujar Founder Kahmipreneur, Kamrussamad di RSD Sayang Bunda, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/5/2020).

Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menyediakan 750 alat Rapid Test Kit dengan membuka 10 loket pelayanan medis yang terdiri dari 40 relawan dokter dan 20 relawan perawat. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari yaitu pada tanggal 13-15 Mei 2020.

“Direncanakan pada tahapan pertama ini 3 hari, kita targetkan setiap hari melayani 250-300 orang dan alhamdulillah di hari kedua, pagi tadi saja sudah sampai 100 orang terlayani,” pungkasnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut terlibat dalam memberikan motivasi serta edukasi secara terus menerus kepada warga terkait wabah Covid-19.

Sebelumnya, Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 juga melakukan sejumlah aksi nyata di Makassar, Sulawesi Selatan, dalam membantu pemerintah mempercepat penanganan wabah Covid-19 dengan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis yang telah berjuang di garda terdepan serta menjadi benteng pertahanan terakhir dalam melawan virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Selain itu, guna meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi ini, Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 juga membagikan ribuan masker dan ratusan paket sembako kepada warga Makassar yang ekonominya terdampak akibat wabah virus corona.

Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 berkomitmen untuk terus melakukan aksi nyata dalam melawan wabah Covid-19 di Indonesia. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...