Minimalisir Pelanggaran Kepabeanan dan Cukai, DJBC Sulbagsel Perketat Patroli Laut

Kamis, 14 Mei 2020 13:40

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Arie Papiano

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Guna memerangi kecurangan dalam bidang kepabeanan dan cukai, pemerintah mengeluarkan peraturan tentang patroli laut Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Dalam beleid yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no. 179/PMK04/2019. DJBC akan melaksanakan pengawasan terhadap sarana pengangkut baik di laut maupun sungai. Ini dilakukan untuk menanggulangi dan menindak bila ada pelanggaran ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Arie Papiano mengatakan, DJBC melalui patroli laut memiliki wewenang untuk menghentikan dan memeriksa saran pengangkut serta memeriksa hal-hal terkait dengan barang tersebut, seperti barang itu sendiri, bangunan atau tempat lain, surat dan dokumen, maupun orang yang berkaitan dengannya.

Selain itu, bila barang yang diangkut tersebut terbukti melanggar, maka DJBC berhak melakukan tindakan administrasi untuk menunda pengeluaran, pemuatan, dan pengangkutan barang impor atau ekspor sampai dipenuhi kewajiban pabeannya terhadap barang dan sarana pengangkut.

DJBC pun juga berhak untuk mengunci, menyegel, dan memberi tanda pengaman bila diperlukan terhadap barang maupun sarana pengangkut.

“Diakukan pengawasan seselektif mungkin di daerah perbatasan. Namun dalam rangka pencegahan tetap dilakukan pembinaan terhadap pelaku industri yang bergerak di bidang cukai,” kata Arie pada Kuliah Online Kanwil DJBC Sulbagsel bersama Politekni Ilmu Pelayaran Makassar, Kamis (14/5/2020).

Bagikan berita ini:
10
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar