PT Djarum Gelontorkan Rp97,02 Miliar untuk Bayar THR Buruh

Kamis, 14 Mei 2020 09:59

THR BURUH: PT Djarum mengeluarkan Rp 97 miliar untuk THR puluhan ribu buruh rokok. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS)

Kepala Brak PT Djarum Bitingan Lama Reza Abdullah mengatakan, pemberian THR dilakukan sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 06 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan. Selain mereka yang masih bekerja, karyawan ter-PHK, sakit atau cuti hamil maksimal 30 hari sebelum hari H lebaran, juga mendapatkan satu bulan gaji.

THR buruh harian kali ini diberikan kepada 6.774 orang buruh bathil sebesar Rp 16,01 miliar, dan buruh borong 41.344 orang senilai Rp 81,01 miliar. Mereka tersebar di 23 brak Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT Djarum di Kudus, Rembang, Pati, dan Jepara.

”THR kami serahkan secara kelompok, masing-masing terdiri 10 orang. Pembagian dilakukan serempak pada brak yang ada di Kudus, Jepara, Rembang, Lombok, Temanggung, dan Demak,” ungkapnya. Setiap pekerja menerima Rp 2.218.000.

Perusahaan berharap buruh dapat memanfaatkan dana yang diterima dengan sebaik-baiknya. Sementara itu, saat ini produksi rokok di brak PT Djarum Bitingan Lama cenderung turun. Jika sebelumnya per hari dapat produksi sekitar 700 bal, sekarang hanya sekitar 400 bal. ”Permintaan masih banyak, tapi belum bisa terpenuhi,” katanya.

Salah satu buruh borong Muntini, 37, mengaku senang dan bersyukur THR diberikan lebih awal. Dengan demikian, dirinya bisa belanja sebelum harga-harga mengalami kenaikan. Tak hanya untuk kebutuhan lebaram, wanita asal Demak yang telah bekerja 28 tahun ini juga akan menggunakan THR untuk keperluan biaya sekolah anak.

Komentar


VIDEO TERKINI