Terobos Masuk Polsek dan Aniaya Tahanan, Lima Warga Dibekuk Polisi

FOTO: ARINI/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAROS -- Diduga menerobos masuk ke Polsek Camba dan melakukan penganiayaan terhadap salah seorang tahanan kasus pencurian, lima orang warga Cenrana dibekuk, Kamis, 14 Mei 2020.

Mereka adalah Amirullah (44) seorang petani, Syaipul (23) berprofesi sebagai pelayaran, Amri (19) tak memiliki pekerjaan, Anwar (27) merupakan perangkat Desa di BPD Baji Pamai, dan Feri (29) seorang honorer Satpol PP.

Wakapolres Maros, Kompol Muhammadong, menjelaskan bahwa kelima orang pelaku ini mendatangi Polsek dan memaksa untuk masuk ke dalam melihat tahanan kasus pencurian.

"Mereka tidak percaya bahwa si tersangka kasus pencurian sudah ditangkap. Makanya mereka mau mengecek langsung. Tetapi piket Bawas Kanit Binmas, Aiptu Muh Rusdi menyampaikan bahwa saat ini sudah bukan jam besuk," jelasnya.

Karena terus memaksa oleh petugas diberi kesempatan dengan syarat hanya satu orang yang bisa masuk.

Setelah melihat tahanan itu betul ada di Polsek Camba, anggota piket meminta mereka untuk pulang.

"Mereka pun pulang setelah melihat tahanan, dan sesuai aturan petugas menyampaikan jika ingin menjenguk silahkan datang besok siang," katanya.

Dua jam kemudian datang lagi beberapa orang untuk memastikan tahanan kasus pencurian itu.

"Mereka membuka sendiri pintu gerbang Mapolsek dan masuk ke kantor dengan memaksa melihat tahanan dalam keadaan mabuk dan bau minuman keras. Bahkan ada yang membawa senjata tajam seperti tiga buah parang dan satu gunting. Jadi kemungkinan sudah direncanakan, karena mereka membawa sajam," jelasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...