Uang Palsu Rp2,9 Miliar Dibawa Keliling Jawa 3 Bulan untuk Cari Orang Pintar, Pilisi Koordinasi Bank

Kamis, 14 Mei 2020 13:36

Uang palsu. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

FAJAR.CO.ID, TASIKMALAYA – Polres Tasikmalaya mengamankan 29.600 uang pecahan Rp100 ribu dari empat pria tersangka asal Jakarta dan Bogor dalam kasus dugaan peredaran uang palsu.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Hendria Lesmana mengatakan, pecahan uang tersebut diamankan saat Operasi Ketupat Lodaya serta pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pospam Cikunir, Senin (11/5) lalu.

“Petugas mencurigai kendaraan berpelat nomor Bogor yang ditumpangi empat pelaku. Semula petugas mengira, pelaku merupakan pemudik, tetapi saat digeledah ternyata menemukan uang dalam dua tas besar,” kata Hendria dalam rilis perkara tersebut, Rabu (13/5).

Aparat Polres Tasikmalaya memastikan uang itu palsu setelah berkoordinasi dengan pihak bank.

Keempat pelaku yang diamankan adalah MD, N, MSSP dan JUB.

“Para pelaku mengaku sengaja membawa uang palsu milik temannya bernama Erwin asal Tangerang, Banten. Uang palsu ini sudah dibawa selama tiga bulan keliling Jawa,” katanya.

Para pelaku mengaku uang palsu itu tidak untuk diedarkan. Melainkan tengah mencari orang pintar yang bisa menyempurnakan uang palsu itu hingga bisa diperjual-belikan.

Meski belum mengedarkan uang palsu tersebut, para pelaku sudah terjerat Pasal 36 ayat 2 UU 7/2011 tentang Mata Uang dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp 10 miliar.

“Tindakan Kepolisian yang telah dilakukan terhadap penanganan kasus uang palsu ini yaitu mengamankan tersangka berikut barang bukti, memeriksa kesehatan tersangka, melakukan pemeriksaan, gelar perkara serta pengembangan lebih lanjut,” terang Hendria. (pojoksatu/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
3
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar