Bersama PGRI Sulsel, FIS UNM Gelar Webinar Implementasi Kurikulum di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 15 Mei 2020 15:18

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Fakultas Ilmu Sosial UNM bekerjasama dengan PGRI Sulsel dan Balai Diklat Keagaamaan Makassar Sulawesi kembali menggelar acara Webinar Nasional Seri 02, dengan tema “Implementasi Kurikulum Di Masa Pandemi Covid 19”.

Rektor UNM, Prof Husain Syam mengatakan, kegiatan webinar ini patut diapresiasi, karena bisa berkontribusi dalam masa pandemi terutama dalam mendesain pembelajaran daring yang menjadi keharusan dalam kondisi saat ini.

Selain itu, Prof Husain berpesan bahwa, kondisi sekarang sesungguhnya bukan darurat pendidikan sehingga masyarakat pendidikan di Indonesia tetap harus optimis menjalankan proses pendidikan dengan berbagai penyesuaian atau adaptasi.

“Kondisi pembelajaran daring akan menjadi new normal dalam dunia pendidikan masa yang akan datang,” ujarnya, Kamis (14/5/2020).

Acara webinar kali ini diikuti oleh 500 peserta yang terdiri dari beberapa akademisi perguruan tinggi di Indonesia dan guru-guru dan praktisi pendidikan dari berbagai Provinsi dan dilaksanakan secara live zoom dan youtube

Pembicara pertama dalam acara tersebut, yaitu, Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNM, Prof. Hasnawi Haris dengan judul Hidden Curriculum di Tengah Pandemi Covid 19.

Prof Hasnawi menyampaikan, eksistensi hidden curriculum atau kurikulum tersembunyi saat pandemi covid 19 sangat relevan dengan implementasi Pendidikan Karakter.

“Habituasi-habituasi positif dan kecakapan hidup yang terkait karakter karakter seperti yg biasa dipraktekkan di sekolah yang tidak diajarkan dalam kurikulum formal saatnya sangat bermanfaat menghadapi pandemi global ini” ucapnya.

Pemateri kedua kedua, Rusman, Ketua Program Studi S2-S3 Pengembangan Kurikulum Sekolah Pasca Sarjana UPI Bandung dengan judul “Implementasi Disruptif Kurikulum di Tengah Pandemi”.

Risman mengatakan, dalam kondisi seperti saat ini, sekolah dan guru harus mampu mengemas dan menyusun konten bahan ajar secara tepat baik daring maupun luring dan tepat memilih saluran media yang sesuai dengan kondisi anak dan orangtua. “Intinya buat siswa bahagia dan senang serta latih mereka menjadi pembelajar mandiri,” bebernya.

Sementara itu pemateri ketiga, Arnidah, akademisi UNM sekaligus pakar Teknologi Pendidikan mengambil Judul Strategi Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning) Saat Pandemi Covid 19.

Dirinya menyampaikan, yang dapat dilakukan dalam kondisi saat ini adalah kita harus mampu mengidentifikasi kesiapan sumber belajar guru (dosen) dan siswa (mahasiswa), melakukan pengorganisasian pada semua komponen pembelajaran secara rasional, melakukan monev PJJ dan Refleksi.

Lebih lanjut, sebelum acara ditutup oleh Prof Hasnawi, Dekan FIS itu memberikan hadiah doorprize buku Model-Model Pembelajaran dan Manajemen Kurikulum dari penerbit Rajawali Grafindo Persada kepada 2 peserta beruntung dari Wajo dan Bandung.

Dalam closing statement, Prof Hasnawi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dari awal sampai berakhirnya acara sambil menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan dalam acara tersebut. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
9
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar