Ibu Meregang Nyawa Dihantam Palu Besi Anak Kandungnya, Ini Faktanya

Jumat, 15 Mei 2020 16:10

FAJAR.CO.ID, BATURAJA – Kasus anak bunuh orang tua kandung kembali terulang. Kali ini di Kabupaten OKU. Korbannya, Jani (63), seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Desa Espetiga, Kecamatan Peninjauan.

Nyawanya melayang setelah dianiaya putranya sendiri, Nyarito (21). Kejadiannya, Selasa (12/5), sekira pukul 23.00 WIB di rumah korban. Di rumah itu, korban tinggal bertiga bersama suaminya, Padina dan pelaku.

Sedangkan anak perempuan korban sudah menikah dan tinggal terpisah. Kepala Desa Espetiga, Azhari mengatakan, dia mendapat informasi adanya kejadian dari anak perempuan korban.

Informasi awal, anak perempuan korban menyampaikan kalau ibunya pingsan setelah kepalanya terbentur tembok. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit di Baturaja.

Setelah sempat dirawat, Rabu (13/5) sekitar jam 17.00 WIB, korban menghembuskan nafas terakhir. Kejadian itu dilaporkan Azhari kepada Babinkamtibmas Briptu Adi Rachman yang memang bertugas di wilayah tersebut.

Azhari merasa curiga, sebab dari hasil pemeriksaan rumah sakit, pada bagian kepala bagian kiri belakang korban terluka. “Malamnya sekitar pukul 20.00, aku nelepon polisi karena aku curiga ada penganiayaan,” ujarnya. Polisi lalu mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Peninjauan Iptu Hamid SH mengatakan, malam itu juga dia langsung memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Zulhanas bersama BabinKamtibmas Desa Espetiga dan anggota piket mendatangi rumah korban.

Polisi menanyai Kades Espetiga Azhari. Dari pemeriksaan itu diketahui dugaan kepala korban dipukul dengan palu besi. Palu besi itu sendiri ditemukan masih berada dekat tempat tidur korban. Palu besi berada di dalam kotak perkakas di sudut rumah.

Bagikan berita ini:
4
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar