Keluhkan Kenaikan Iuran BPJS, Nurhayati: Belum Selesai Masalah Satu, Tambah Masalah Lagi

Jumat, 15 Mei 2020 14:16

warga Makassar, Nurhayati.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Kebijakan Pemerintah Pusat yang menaikkan iuran BPJS dinilai sangat membebani masyarakat, terlebih yang berpenghasilan tidak menentu. Banyak warga khususnya warga Kota Makassar yang mengeluh.

Bahkan banyak yang beranggapan Presiden Joko Widodo plin-plan dalam mengambil kebijakan. Pasalnya diketahui sebelumnya iuran BPJS sempat turun namun kembali akan naik secara signifikan.

Salah satu warga yang merasakan dampak dari kebijakan tersebut adalah Nurhayati, seorang ibu rumah tangga yang meraup penghasilan dari usaha warung kopi. Menurutnya keputusan tersebut membuatnya semakin sulit untuk mendapatkan pemasukan.

“Saya juga bingung kenapa harus dinaikkan, padahal banyak kasian orang bangkrut, banyak warkop tutup termasuk warkopku karena corona sekarang disuruhki lagi bayar BPJS mahal mahal, kita dapat penghasilan dari mana?,” ucapnya pada fajar.co.id (15/5/2020).

Diketahui warkop Nurhayati tutup sejak april lalu, ditambah saat ini umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa sehingga ibu satu orang anak tersebut berharap wabah Covid-19 segera berlalu dan pemerintah tidak tambah memberatkan beban rakyatnya.

Bagikan berita ini:
1
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar