Rapat yang Dipimpin Puan Maharani, Semua Menolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Jumat, 15 Mei 2020 14:10

Puan Maharani. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kembali dinaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Banyak pihak yang menyangkan dengan keputusan kepala negara tersebut. Termasuk dari kalangan Partaia Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning menegaskan, dirinya sangat tidak setuju dengan kebijakan yang diambil Presiden Jokowi menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

“Aku jelas tidak setuju baik sebagai pribadi, sebagai Fraksi PDIP maupun sebagai Komisi IX‎,” ujar Ribka kepada wartawan, Jumat (15/5).

Ribka mengatakan, dalam rapat gabungan bersama dengan DPR yang dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani semuanya menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini. Apalagi pada situasi di tengah pendemi virus Korona atau Covid-19 ini.

“Rakyat sangat terjepit, rakyat sedang dikasih sembako hanya senang sesaat, apalagi ada yang di PHK. Anak mau masuk sekolah, tidak bisa bayar kontrakan. Masa malah naik BPJS Kesehatan. Pemerintah sensitif deh,” tegasnya.

Bahkan Ribka Tjiptaning mengatakan, aneh kenapa iuran BPJS dinaikan. Padahal sebelumnya Mahkamah Agung (MA) membatalkan iuran kenaikan BPJS Kesehatan tersebut. Sehingga dia mengusulkan kepada pemerintah untuk menjalankan saja putusan tersebut.

Bagikan berita ini:
9
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar