Tidak Bayar THR Karyawan, Perusahaan akan Dibekukan

Jumat, 15 Mei 2020 13:48

Andi Darmawan Bintang

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Perusahaan diingatkan agar tetap membayar kewajibannya terhadap karyawan yang telah mengabdi di perusahaan tersebut dengan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) satu minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Hal itu juga tertuang dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan, Andi Darmawan Bintang menuturkan bagi perusahaan yang tidak membayar karyawannya maka akan diberikan sanksi berupa sanksi administratif hingga pembekuan perusahaan.

“Kita tahu bahwa peraturan terkait dalam pelanggaran tersebut akan diberi sanksi baik sanksi administratif, dan terakhir adalah sanksi pemberhentian usaha sampai dengan perusahaan tersebut memberikan pembayaran THR kepada pekerjanya,”ucapnya pada Jumat (15/5/2020).

Diketahui berbagai cara dalam membayar THR karyawan dapat dilakukan misalnya dengan cara bertahap atau ditunda seusai keputusan kedua belah pihak antara karyawan dan atasan.

Darmawan Bintang menyarankan agar dalam penyelesaian masalah tersebut, berdiskusi atau dialog menjadi jalan terbaik.

“Maka perusahaan berdiskusi untuk melakukan pencicilan. Tetapi itu tidak bisa diambil secara satu pihak dari pengusaha,” lanjutnya.

Sementara itu jalan lain yang bisa ditempuh bagi karyawan yang tidak mendapatkan haknya yaitu dengan melapor ke posko pengaduan yang telah didirikan Pemprov Sulsel melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel. (anti/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI