Isu PKI Bangkit Kembali, Ahmad Basarah: TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 Masih Berlaku

Sabtu, 16 Mei 2020 14:41

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah (dok MPR RI)

Terakhir sebanyak 104 TAP dinyatakan dicabut maupun telah selesai dilaksanakan.

Oleh karena MPR saat ini sudah tidak lagi memiliki wewenang untuk membuat ataupun mencabut TAP MPR maka secara yuridis ketatanegaraan pelarangan PKI dan ajaran Komunisme dalam TAP MPRS XXV Tahun 1966 telah bersifat permanen.

“TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 itu masuk dalam kelompok kedua dan dinyatakan masih berlaku. Jadi, sekali lagi, tak perlu ada kekhawatiran PKI bakal bangkit lagi,’’ tandas Dosen Tetap Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut.

Apalagi ada regulasi lain yang juga mengatur soal itu, yakni Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1999 tentang Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Yang Berkaitan Dengan kejahatan Terhadap Keamanan Negara.

Undang-undang ini memuat larangan menyebarkan atau mengembangkan ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme, dengan ancaman pidana penjara dua belas tahun sampai dengan 20 tahun penjara.

Pada bagian lain, Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga mengulas ancaman gerakan Islam transnasional yang tengah melakukan propaganda di tanah air, satu di antaranya adalah organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Bagikan berita ini:
4
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar