Jelang Lebaran, Pemerintah Didesak Jaga Kestabilan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 16 Mei 2020 07:10

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Anggota Komisi VI DPR RI Chairul Anwar meminta agar pemerintah berupaya lebih serius untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok yang mulai merangkak naik menjelang hari raya Idul Fitri di tengah pandemi virus Covid-19.

Ia berharap Pemerintah tidak lagi menambah penderitaan masyarakat dengan membiarkan harga kebutuhan pokok meningkat.

“Masyarakat kita sudah hidup prihatin di masa Covid-19 ini, kami harap Pemerintah gerak cepat untuk mengembalikan serta menahan kenaikan harga bahan pokok yang sudah merangkak naik dipasaran,” ungkap Chairul dalam keterangan persnya, Jumat (15/5/2020).

Saat ini harga bawang merah di pasar tradisional seluruh provinsi Tanah Air dibanderol Rp 52.250 per kg. Sejak hari pertama puasa, harga bawang merah telah naik 16,8 persen, padahal harga acuan bawang merah yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 32 ribu per kg.

Harga gula juga melambung dan yang masih mahal, saat ini harga gula masih berada di Rp 17.400/kg. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) gula ada di Rp 12.500 per kg.

Selain harga bawang yang terus merangkak naik dan harga gula masih tinggi, harga komoditas lain yang juga mulai merangkak naik seperti harga daging ayam ras segar.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga 1 kg daging ayam ras segar dibanderol di atas Rp 30.000. Sejak awal pertama puasa harga daging ayam telah naik 11,4 persen.

Komentar


VIDEO TERKINI