Pesantren Kaballangan Pinrang, Terapkan Pendidikan Modern dan Klasik-Tradisional

Sabtu, 16 Mei 2020 15:04

Aktivitas santriwati Ponpes Manahilil Ulum Darud Da'wah Wal-Irsyad (DDI) Mangkoso (DDI) Kaballangan, Pinrang, saat belum pandemi. DOK SANTRIWATI

Pesantren yang didirikan Anregurutta Haji (AGH) Abdurrahman Ambo Dalle. Menerapkan sistem pendidikan modern dan klasik-tradisional.

Laporan: SUARDI

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Pondok Pesantren (Ponpes) Manahilil Ulum Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) Mangkoso (DDI) Kaballangan, sejauh ini masih teguh memegang tradisi kepesantrenan. Pesantren ini tak pernah menutup diri dari dunia luar.

Sejak beberapa bulan ini, sebenarnya aktivitas di pesantren yang berlokasi di Kampung Sokang, Desa Kaballangan, Pinrang, itu cukup sunyi. Tak seperti biasanya. Tak banyak santri yang sedang lalu lalang.

Suasana ini cukup terasa sejak mewabahnya virus korona atau Covid-19 di Sulsel, khususnya di Pinrang. Andai tidak, pesantren yang resmi berdiri pada 17 November 1978, ini akan sangat ramai dan riuh dipenuhi anak-anak santri.

Siapa pun yang bertamu akan disambut dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari suara merdu para santri. Sayang, saat ini cukup berbeda, sebab interaksi proses belajar mengajar secara tatap muka, lagi dibatasi.

Bagikan berita ini:
3
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar