Usaha Kecil dan Mikro Alami Guncangan, None Berbagi Tips Agar Tetap Survive

Sabtu, 16 Mei 2020 13:47

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Berawal dari masuknya virus Corona atau Covid-19, krisis finansial mulai dirasakan masyarakat. Jika tak tertangani dengan baik, krisis finansial ini akan diikuti oleh krisis ekonomi.

Salah satu sektor yang diprediksi akan mengalami guncangan, adalah usaha kecil dan mikro. Irman “None” Yasin Limpo dalam acara live streaming KataNone, mengingatkan agar semua kalangan melakukan antisipasi.

“UMKM, khususnya usaha kecil dan mikro, tiga bulan ke depan akan mendapatkan guncangan yang berat. Sama dengan guncangan saat ini di bursa saham dengan krisis finansial, tiga bulan kedepan akan ada turbulensi di usaha kecil dan mikro. Makanya, untuk mengantisipasi semua stakeholder harus jalan,” ujarnya, Jumat, 15 Mei 2020.

Di tengah krisis finansial saat ini, ia meminta pelaku usaha tetap optimistis. Ia mengajak semua kalangan, pemerintah dengan regulasinya, dan pelaku bisnis untuk mengedepankan jaring antar pelaku, demi mendapatkan kemampuan yang bisa diandalkan sebagai ketahanan ekonomi masyarakat kita. Antar UMKM harus saling mendukung. Asosiasi UMKM juga harus kuat, membuat strategi agar anggotanya bisa survive.

“Kalau retail besar daya memprediksi masih eksis dan bisa mempekerjakan banyak orang, akan punya daya tahan sampai beberapa bulan ke depan. Karena dia pasti dicover sama asuransi, ada modal cadangan dan sebagainya. Tetapi usaha mikro, modalnya hari ini, produksinya hari ini, untungnya juga untuk hari ini. Ini yang harus kita pikirkan bagaimana usaha mikro tetap survive,” terangnya.

Yang paling penting saat ini, kata None, masyarakat harus mencari peluang dan mengambil keputusan sendiri agar bisa survive. Mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel ini yakin, masyarakat kita sudah terlatih menghadapi krisis.

“Sekarang, seberapa besar endorse berbagai pihak untuk mengantisipasi krisis ekonomi. Ini yang menjadi pertaruhan kita di masa yang akan datang. Tetapi yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mencari peluang sendiri, dengan mengambil keputusan sendiri untuk tetap survive,” terangnya.

Salah satu kelemahan UMKM kita, menurut None, adalah kerap menghabiskan seluruh energinya untuk satu masa dan satu produk, tanpa mempertimbangkan keberlanjutannya. Karena itu, ia menyarankan agar UMKM konsisten, dan tidak berhenti berinovasi.

“Kita harus tetap optimistis, karena dengan optimisme pasti dapat peluang,” imbuhnya.

Diketahui, bakal calon Wali Kota Makassar ini belakangan sangat getol mendorong agar UMKM tetap berdaya di tengah pandemi Covid-19. Ia bahkan membuat satu segmen khusus untuk endorse UMKM di program live streming KataNone, yang tayang di akun Facebook dan Instagram KataNone setiap harinya, pukul 21.00 Wita. (rls/fajar)

Bagikan berita ini:
1
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar