Gelar Webinar, IDI Hadirkan Tiga Peneliti Indonesia Lintas Negara

IDI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berbagai upaya telah dilakukan untuk menangani pandemik covid-19 di Indonesia. Namun, tak ada data penelitian tentang covid-19 dari Indonesia yang terpublikasi di jurnal ilmiah internasional.

Untuk itu lembaga riset Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengadakan webinar bertopik penanggulangan pandemik covid-19 berbasis riset, Sabtu (16/5/2020).

Ketua lembaga riset IDI, dr Marhaen Hardjo, didaulat menjadi moderator dalam diskusi webinar yang menghadirkan peneliti Indonesia dari lintas negara. Tercatat, 3 peneliti muda Indonesia, yaitu dr Gita Vita Soraya, dari Universitas Hasanuddin dan dr Zulvikar Syambani Ulhaq, dari UIN Malang memaparkan pengalaman publikasi internasional covid-19, dan dr M Sopiyudin Dahlan, dari PT Epidemiologi Indonesia membawakan judul presentasi grand design penelitian covid-19 IDI.

Diketahui, dr Gita dan dr Zul telah merilis 6 publikasi internasional tentang covid-19. Suatu prestasi yang patut diapresiasi. Meskipun masih berupa sistematik review dan meta analysis, Kedua peneliti muda ini menemukan tidak ada data covid-19 dari Indonesia dalam kumpulan jurnal yang dianalisis. “Kami berharap kelak Indonesia juga punya data covid-19 yang dapat dianalisis,” ujarnya.

Sementara itu panelis penanggap dalam kegiatan Webinar ini, adalah peneliti Indonesia dari lintas negara, di antaranya Prof Taruna Ikrar, dari American College of Clinical Pharmacology, USA, dr Dicky Budiman, dari Griffith University, Australia. Sementara 2 panelis dari Indonesia, masing-masing dr Rina Agustina, dari Human Nutrition Research Center IMERI FKUI dan dr Rudiansyah, dari Universitas Lambung Mankurat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...