5,2 Juta Pekerja Dirumahkan, Kadin: Ekonomi Kita Sudah Sangat Berat

Senin, 18 Mei 2020 10:42

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Panjangnya masa pandemi corona atau Covid-19 telah melemahkan perekonomian dunia, termasuk di Indonesia. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai kondisi ekonomi nasional saat ini sangat berat.

Pasalnya, kondisi ekonomi nasional terpuruk karena imbas corona jumlah tenaga kerja di seluruh Indonesia durumahkan dan dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang mencapai lebih dari 6 juta lebih.

“Data dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pekerja yang sudah dirumahkan sudah lebih dari 5,2 juta orang. Ekonomi kita sudah sangat berat. Menurut Kemenkeu pertumbuhan ekonomi kita minus 0,4 persen,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani dalam video daring, kemarin (16/5).

Pada kuartal I/2020 pertumbuhan ekonomi nasional hanya 2,9 persen. Posisi ini sangat mengagetkan banyak orang. Karena sebelumnya pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama di level 4,5-4,7 persen.

Berdasarkan data tersebut, Rosan memperkirakan ekonomi domestik pada kuartal II/2020 akan lebih berat dibanding kuartal I/2020. Kadin memprediksi ekonomi Indonesia terkontraksi di posisi 3-5 persen.

“Kami perkirakan pada kuartal II/2020 minus 3-5 persen. Sebab pertumbuhan ekonomi kita didominasi oleh konsumsi domestik sekitar 57 persen, investasi 32 persen, belanja pemerintah 7-8 ersen, dan sisanya ekspor impor. Sementara sekarang ini konsumsi kita terganggu,” ujarnya.

Terganggunya konsumsi, menurut dia, imbas virus corona yang melemahkan daya beli masyarakat. Ia mencatat, menurunnya konsumsi pada Maret di dua pekan terakhir.

Bagikan berita ini:
8
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar