Alasan Ganjar Pranowo Tolak Bantuan dalam Bentuk Tunai

Senin, 18 Mei 2020 10:47

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melepas pengiriman bantuan sosial masyarakat terdampak Covid-19 di Kantor Pos Jalan Imam Barjo, Kota Semarang. (Humas Pemprov Jateng/Antara)

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo memberikan perhatian serius terhadap warga Jawa Tengah yang tidak mudik dan tetap berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, serta Bekasi (Jabodetabek) saat pandemi COVID-19.

Ganjar mengirimkan 7.000 paket sembako untuk membantu warga Jateng di perantauan itu.

“Alhamdulillah mulai kemarin kami laksanakan. Untuk tahap pertama ini, belum semua dari daftar yang menerima, baru mereka yang ada di Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Jakartanya baru mereka yang ada di Jakarta Timur,” kata Ganjar di Semarang, Minggu (17/5).

Rincian 7.000 paket sembako yang dikirim melalui PT Pos Indonesia itu adalah 2.707 paket untuk warga Jateng di Jakarta Timur, di Bogor 990 paket, di Depok 1.027 paket, di Tangerang 967 paket, dan di Bekasi 1.309 paket.

Dia mengatakan total warga Jateng yang tidak mudik dan sudah terverifikasi di Jabodetabek tercatat berjumlah 27.400 orang dan sampai saat ini, pendaftarannya masih naik terus dan kemungkinan jumlahnya bertambah.

“Saya minta jangan ditutup pendaftarannya, kemungkinan ada yang belum terdaftar dan datanya bertambah. Termasuk cadangan bagi mereka yang tercecer, tidak terdaftar di manapun yang menghubungi saya langsung,” ujarnya.

Dari semua warga Jateng di Jabodetabek yang terdaftar itu, Ganjar memastikan semua akan mendapatkan bantuan berupa sembako dan bukan dalam bentuk uang tunai.

Komentar


VIDEO TERKINI