Masyarakat Harus Sadar Sendiri Meski PSBB di Gowa Selesai

Apel penutupan pelaksanaan PSBB di kantor Bupati Gowa, sekaligus pemberian tanda terima kasih kepada aparat TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub, Senin (18/5/2020)

FAJAR.CO.ID, GOWA - Dua pekan lamanya. Pelaksanaan PSBB di Kabupaten Gowa telah dilakukan. Pemerintah kini menaruh kepercayaan kepada masyarakat soal tanggap bencana Covid-19.

Segala aturan yang terkandung dalam PSBB itu sudah tidak berlaku lagi. Namun bukan berarti Butta Bersejarah ini telah bebas dari virus yang telah menjangkit 18 ribu orang lebin di Indonesia.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pun menaruh kepercayaan kepada masyarakatnya untuk tetap beraktifitas seperti biasa. Namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, tanpa harus diperintahkan.

"Selama 14 hari, PSBB itu sebenarnya mengajarkan masyarakat sebagai refleksi untuk sadar dan disiplin. Dengan meningkatkan kedua rasa itu, angka ODP, PDP, hingga positif bisa ditekan," kata Adnan usai menghadiri apel penutupan PSBB di kantor Bupati Gowa, Senin (18/5/2020).

Bupati termuda di Kawasan Timur Indonesia (KTI) itu tetap mengakui. Sampai hari ini, sudah ada puluhan warganya yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani rapid test.

Di Kabupaten Gowa, kata Adnan, jumlah warganya yang dinyatakan positif berjumlah 87 orang. Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 456 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 214 orang.

"Jumlah itu bertambah karena ada yang dinyatakan positif sebanyak 19 orang setelah rapid test massal, lalu ditindak dengan uji swab, satu per satu semua langsung keluar," tambah anak kandung mendiang Ichsan Yasin Limpo ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...