Menteri PUPR Apresiasi Pola Pikir Nurdin Abdullah Terhadap Peranan Pemerintah Pusat ke Daerah

Senin, 18 Mei 2020 16:35

Menteri PUPR Apresiasi Pola Pikir Nurdin Abdullah Terhadap Peranan Pemerintah Pusat ke Daerah

Proyek Tol Layang AP Pettarani dibangun dengan biaya investasi sebesar Rp 2,24 triliun. Konstruksi jalan tol layang terdiri dari 74 pier pada jalan utama, 55 pier pada ramp dengan jumlah box girder sebanyak 2.752 box dan 78 PCU girder. Pembangunannya telah mulai dilaksanakan sejak April 2018.

Jalan tol layang dibangun di atas Jalan Nasional AP Pettarani sehingga bisa berjalan lebih cepat tanpa pembebasan lahan. Ruas ini akan melengkapi ruas tol eksisting pada Seksi I, II dan IV yang akan beroperasi dengan sistem terbuka sepanjang 10,4 Km dengan jumlah lajur jalan 2 x 2, lebar 3,50 meter, dan memiliki dua on-off ramp yaitu di Boulevard dan Alauddin.

“Dengan progres saat ini 85 persen, saya berharap, konstruksi dapat selesai tepat waktu dan tol layang dapat dioperasikan pada bulan September 2020,” kata Menteri Basuki.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menekankan pentingnya penggunaan komponen produk dalam negeri dalam rangka menjaga roda ekonomi nasional di tengah Pandemi COVID-19.

“Sebelum muncul kampanye bangga buatan Indonesia, saya sudah berpesan keras sekali untuk kita bisa memanfaatkan produksi dalam negeri di proyek-proyek PUPR. Bahkan saya minta Inspektorat Jenderal untuk memeriksa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam auditnya. Kalau tidak dibuat oleh produsen nasional, minimal pabriknya ada di Indonesia, sehingga tidak perlu impor dagang,” tegas Menteri Basuki.

Bagikan berita ini:
2
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar