Relaksasi Rumah Ibadah, HNW: Ini Penting, Agar Umat Tidak Gusar

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta Kementerian Agama mempertimbangkan perlakuan relaksasi pembatasan tempat ibadah zona hijau dengan menaati aturan Covid-19.

Menurut Hidayat, yang juga anggota Komisi VIII DPR RI itu, relaksasi perlu dilakukan untuk menghadirkan keadilan dan ketentraman umat sekaligus menghilangkan stigma seolah-olah Covid-19 adalah konspirasi, khususnya kepada umat Islam.

”Jangan sampai umat menyaksikan kebijakan relaksasi di berbagai kegiatan dan tempat, tapi umat tetap dilarang beribadah ke Masjid, karena hal ini akan menimbulkan kegusaran dan rasa ketidakadilan,” kata Hidayat dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (17/5).

Menurut Hidayat, membiarkan hal itu justru akan meresahkan dan menimbulkan stres yang bisa menggerus imunitas, sehingga justru membuat umat rentan terkena Covid-19.

Sebagaimana kesepakatan dalam rapat kerja Komisi VIII DPR, relaksasi pembatasan tempat ibadah di zona hijau, juga berlaku bagi rumah ibadah agama lainnya, sehingga ada keadilan dan ketenangan antarsesama umat beragama.

Ia menyampaikan kritik terhadap sikap Kementerian Agama yang ambigu dalam melaksanakan keputusan rapat kerja Kemenag dengan Komisi VIII DPR soal relaksasi Masjid dan tempat Ibadah.

Hidayat mengingatkan, dalam rapat kerja (raker) Komisi VIII pada Senin (11/5), Kemenag menyepakati untuk mempertimbangkan kebijakan relaksasi pembatasan ibadah di tempat ibadah, khususnya di daerah yang tidak termasuk zona merah.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar