Cukai Rokok Naik 23 Persen, Produksi dan Penjualan Turun 15 Persen

Selasa, 19 Mei 2020 13:44

Ilustrasi-- SEBELUM PANDEMI: Buruh linting rokok di pabrik Sampoerna. (DOK/JAWAPOS)

“Jadi kalau dengan adanya kenaikan tarif cukai atau PMK No.152 itu kami perkirakan ada penurunan produksi sekitar 15%, ditambah lagi ada wabah covid sekarang, jika nanti wabah Covid-19 berlarut larut, kami memprediksi akan ada penurunan pada 2020 ini sekitar 40%,” papar Sulami.

Meski begitu, semua anggotanya masih terus melakukan kegiatan usaha. Sehingga masih tetap menyerap tenaga kerja dan menggerakan perekonomian masyarakat.

Selain itu pihaknya sangat mematuhi peraturan pemerintah, khususnya berkaitan dengan protokol pencegahan Covid 19 untuk mencegah penularan corona di kawasan pabrik. (jpnn/fajar)

Komentar