Lemas dan Rapid Test Reaktif, Nakes PKM Mandai Meninggal Dunia

Ilustrasi rapid test virus corona

FAJAR.CO.ID, MAROS -- Seorang Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Mandai, terkonfirmasi meninggal dunia, Selasa, 19 Mei.

Perempuan 27 tahun yang bertugas sebagai Asisten Apoteker ini sebelummya diketahui mengalami lemas dan HB rendah.

Kepala Puskesmas Mandai, dr Irnayanti, mengatakan, sebelumnya almarhumah mengalami tekanan darah tinggi dan sakit maag.

"Karena lemas, maka dilakukan observasi di UGD. Kita periksa HBnya rendah, makanya dokter UGD menyarankan untuk dirujuk," ungkapnya saat di konfirmasi Selasa, 19 Mei.

Namun, lanjutnya, sebelum dirujuk prosedurnya itu harus dilakukan Rapid Test (RDT).

"Yang bersangkutan ini lemas, jadi diinfus. Kemudian diperiksa, HB nya itu rendah. Sekalian dilakukan RDT karena rumah sakit itu maunya kalau dirujuk harus ada hasil RDT nya dulu. Kebetulan memamg dijadwalkan RDT hari itu di PKM Mandai. Hasilnya reaktif," ungkapnya.

Sehingga almarhumah dirujuk ke Rumah Sakit Dadi. "Jadi sebelumnya tidak diisolasi, cuma karena lemas dan dilakukan RDT, hasilnya reaktif," jelasnya.

Dia mengatakan bahwa almarhumah sebelumnya tidak pernah terdaftar dalam Pasien PDP maupun ODP. "Karena itu hasil swab-nya juga belum keluar," katanya.

Informasi yang ia peroleh bahwa pemakamannya dilakukan sesuai protokol Covid-19. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...