Selama Ramadan dan Pandemi, Aksi Tawuran di Makassar Marak

Selasa, 19 Mei 2020 19:53

Kapolrestabe Makassar, Kombes Pol Yudhiawan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peristiwa tawuran seakan sudah jadi hal biasa. Polisi sudah banyak mendengar laporan itu. Pelakunya adalah para kawula muda.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan, mengatakan, aksi saling serang antar pemuda itu sudah lama sering terjadi. Bahkan sejak awal Ramadan.

“Memang masih marak. Kemarin saja di Biringkanaya ditindak dan ada 19 tersangka yang kami amankan. Sebelumnya juga yang kami amankan sekitar 17 yang diamankan,” katanya, kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Bahkan motif dari tawuran itu hanya masalah sepele. Bahkan itu kerap terjadi setiap tahun. Kata Yudhi, hal itu didominasi oleh kaum remaja.

“Motifnya biasa hanya saling senggol, singgung-menyinggung dan dari tahun ke tahun. Apalagi jelang lebaran,” tambah dia.

Bahkan, aksi serang antar kelompok di Kota Makassar tahun ini pun sudah merenggut nyawa. Beberapa dari mereka meninggal akibat ikut tawuran dengan lawannya.

Satu pelaku tawuran itu tewas setelah mengalami beberapa luka di tubuhnya.

Korban adalah Ali Usman (31), warga Jalan Barawaja II, Lorong II yang tewas terkena busur di bagian leher. Sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawa Ali lebih dulu lepas.

Pasca tawuran, aparat kepolisian pun bergerak mencari para pelaku tawuran. Tak butuh waktu lama, tujuh pelaku telah diamankan. Dua di antaranya adalah pelajar.

Komentar