Yusran Sebut Aturan Dinamis, Melanggar Tidak Masalah 

Selasa, 19 Mei 2020 04:24
Belum ada gambar

KAWASAN BANDARA Kondisi sepi di underpass arah Maros ke Makassar, Minggu, 10 Mei 2020. (Tawakkal/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Makassar masih berlangsung. Namun, penegakan aturan pada peraturan wali kota (perwali) tak lagi dihiraukan. 

Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf menyebut saat ini aturan bukan lagi menjadi acuan utama. Yang terpenting, kata dia, bagaimana masyarakat tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan. Itu sudah cukup. 

“Intinya begini, kita juga harus memikirkan ekonomi dari sekarang. Jadi yang penting protokol kesehatan dilaksanakan. Tidak masalah kita berkumpul. Yang penting jaga jarak, pakai masker, tidak masalah,” ujarnya, di Posko Induk Info Covid-19 Makassar, Senin (18/5/2020). 

Sekadar diketahui, Perwali Nomor 22 Tahun 2020 tentang PSBB jelas mengatur apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Kerumunan di atas lima orang dilarang dalam perwali tersebut. 

Termasuk di dalamnya, mengenai aturan operasional tempat umum yang hanya dikecualikan bagi usaha yang mendukung jalannya PSBB. Seperti usaha yang menyediakan kebutuhan pokok atau sehari-hari, perusahaan telekomunikasi, perusahaan media, dan sejenisnya.

“Tentu kan ada dinamis di lapangan. Kalau aturan diikuti nanti kita mati semua. Jadi jangan diperdebatkan ekonomi dengan kesehatan,” kata Yusran.(isman/fajar) 

Bagikan berita ini:
9
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar