DKI Jakarta Kembali Perpanjang PSBB Hingga 4 Juni

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Dok Diskominfotik DKI Jakarta)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pemprov DKI Jakarta bersama Gugus Tugas COVID-19 DKI Jakarta mengumumkan perpanjangan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari mulai 22 Mei - 4 Juni.⁣ ⁣ Perpanjangan status PSBB DKI Jakarta ini berdasarkan kajian ilmiah dari tim ahli epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).⁣ ⁣ Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan makin banyak orang berada di rumah, makin kecil penularan. Sebaliknya, makin banyak orang di luar rumah maka makin tinggi penularan.

"Sejak diberlakukan #PSBB Jakarta angka proporsi warga berada di rumah meningkat sampai hampir 60%. Lalu kira-kira terlihat dalam dua minggu kemudian, pelan-pelan laporan kasus Jakarta mulai menurun. Penurunan ini hanya bisa terjadi karena kita sudah mulai patuh untuk #dirumahaja," kata Anies di akun Instagramnya, Rabu (20/5/2020).

Pada Maret 2020, angka reproduksi/ tingkat penularan awal (R0) di DKI adalah empat, artinya satu orang bisa menulari empat orang lainnya.

"Alhamdulillah berkat kerja sama kita semua, terutama 60% warga yang memilih berada #dirumahaja selama PSBB, pada 17 Mei angka reproduksi (Rt) kita di kisaran 1,11. Sudah mulai stabil 2-3 minggu terakhir. Sedikit lagi, idealnya angka reproduksi (Rt) harus ditekan di bawah satu baru bisa kita anggap terkendali," jelas mantan Mendikbud itu.

Anies menyebutkan ada banyak variable dan data yg digunakan dalam memantau masalah yang kompleks ini. Gambaran diatas adalah ilustrasinya.

"Dalam paparan dan pembahasan semua itu dibahas. Dan Alhamdulillah, memang tanda-tandanya cukup baik, tapi belum tuntas.," sebutnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...