Dua Pria Tewas Dibantai Sekelompok Orang Bersenjata Parang, Begini Kronologinya

Jasad Anang Gondrong (45), warga Jalan Bima Kelurahan Wonosari dibawa pulang usai divisum di RSUD, Selasa lalu. Foto: dokumen pribadi

FAJAR.CO.ID,PRABUMULIH — Misteri pembunuhan Robert, 51, dan Anang Gondrong, 45, warga Prabumulih Utara, Prabumulih, Sumsel, mulai terkuak.

Hal ini terungkap berdasarkan penyelidikan jajaran Polres Prabumulih dan Polsek Prabumulih Timur.

Motifnya pembunuhan itu adalah terkait asmara antara istri Robert, Rebeka, 45, dan GD alias RD, 26.

Pelakunya adalah berinisial GD selingkuhan istri Robert, Rebeka.

Waktu kejadian GD berada di rumah Dodi, 45, Jalan Tower Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Selasa (19/5), sore untuk menagih utang.

Informasi dihimpun sumeks.co, sebelum kejadian, saksi Dodi, Robert bersama rekannya, Anang mencari istrinya.

Tetapi, anehnya Rebeka tak mau menemui Robert meski ada di dalam rumah.

Belakangan, sekitar 20 menit kemudian datang GD bersama dua rekannya menggunakan sepeda motor menemui Robert dan Anang.

Terjadilah keributan alias cekcok mulut, kejadian itu sempat dipisah Dodi sebagai saksi dan pemilik rumah.

Belakangan diketahui GD membawa parang dan samurai sehingga membuat saksi mundur.

Terjadilah perkelahian sengit, antara kedua belah pihak.

Tetapi, Robert dan Anang kalah jumlah dan tidak mampu melayani GD serta kedua rekannya dengan parang dan pedang.

Sekujur tubuh Robert dan Anang banyak mengalami luka bacok, akibat kejadian itu.

Robert tewas di lokasi kejadian pertama, rumah Dodi.

Lalu, Anang sempat kabur melarikan diri ke lokasi kejadian kedua sekitar 500 meter dari kejadian Jalan Nias, Salon Asna Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Diduga kehabisan darah, akhirnya Anang tewas di depan Salon Asna. Pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.

Jasad Robert divisum di RS AR Bunda, dan jasad Anang dibawa ke RSUD.

Tak lama petugas datang, melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Abdul Rahman SH MH tidak menampik kalau dugaan sementara motifnya terkait asmara perselingkuhan.

“Itu baru dugaan sementara, karena pelakunya masih kami buru. Dan, kasusnya masih kami selidiki,” ujarnya.

Ia mengatakan identitas ketiga pelaku sudah diketahui. Sekarang ini, ketiganya dalam pengejaran petugas.

“Kami masih buru keberadaan ketiga tersangka,” tambahnya.

Informasi diterima dari sumber terpercaya, kalau tersangka GD telah menghubungi keluarganya. Dan, mengaku menyesal telah membunuh kedua korban.

“Aku memang bunuh Robert, aku menyesal. Aku minta maaf,” jelas sumber seraya menirukan ucapan keluarga GD. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...