Peluang UKM Garap Proyek dengan Nilai hingga Rp14 Miliar

ILUSTRASI. Proyek perbaikan pipa yang jebol akibat terkena tiang pancang proyek pembangunan kampus II UINSA di Gunung Anyar, Kota Surabaya, Jatim, pada Senin (18/5). (Humas Pemkot Surabaya/Antara)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membuka peluang bagi swasta termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menggarap proyek pemerintah. Sebab, meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19, sejumlah proyek harus tetap berjalan.

“Pasti kerja sama dengan swasta apakah yang besar, medium atau yang kecil,” ujarnya dalam diskusi online, Rabu (20/5).

Erick menjelaskan, khusus untuk proyek yang berskala kecil, saat ini ada 30 BUMN yang siap bermitra dengan UKM. UKM dapat ikut serta melalui proyek dengan nilai Rp 2 miliar sampai Rp 14 miliar.

“Itu kita kan prioritaskan ke sana dengan proses transparan dan terbuka,” ucapnya.

Erick melarang, BUMN yang lebih besar masuk ke proyek yang dikerjasamakan dengan UKM tersebut. Hal tersebut bertujuan agar seluruh pihak baik termasuk sektor swasta dapat mengambil kue dari proyek pembangunan pemerintah.

“Dan di situ tidak ada lagi BUMN ikut tender. BUMN sama BUMN ikut tender di BUMN, padahal barangnya dari swasta juga. Itu yang kita tidak mau lagi,” pungkasnya. (jpc)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar